Sabtu, 19 Oktober 2013

Tugas 1 Bahasa Indonesia 1


Nama               :     Dana Kristiawan
NPM                 :     11111703
Kelas                :     3KA29
Uraian              :     Bahasa Indonesia 1

Penggunaan kata "Apotek" bukan "Apotik"


Artikel dibawah ini menggunakan kata "Apotik", padahal menurut EYD Kamus Besar Bahasa Indonesia, seharusnya menggunakan kata "Apotek".

Apotek (berasal dari bahasa Belanda: Apotheek) adalah tempat menjual dan kadang membuat atau meramu obat. Apotek juga merupakan tempat apoteker melakukan praktik profesi farmasi sekaligus menjadi peritel. Kata ini berasal dari kata bahasa Yunaniapotheca yang secara harfiah berarti "penyimpanan".

Berikut artikel yang saya kutip dari http://berbinarbinar.com yang ditulis oleh Dini Shanti pada tanggal 17 Januari 2013:



Tanaman Apotik Hidup

Mungkin sebagian orang belum mengetahui apa itu sebenarnya apotik hidup. Apotik hidup merupakan suatu lahan yang digunakan untuk di Tanami banyak tanaman obat. Untuk lebih lengkap, sebaiknya anda harus tahu pengertian apotik hidup. Pengertian apotik hidup adalahsuatu tempat atau sebagian lahan untuk di tanami tanaman obat-obatan untuk keperluan sehari-hari. Mungkin saja tanaman yang anda buat di pekarangan rumah bisa di katakana sebagai apotik hidup karena disana anda menanam banyak jenis tanaman apotik hidup.

Tanaman apotik hidup yaitu ada beberapa jeis tanaman yang bisa dikategorikan sebagai tanaman apotik hidup.

Selasa, 08 Oktober 2013

Tugas 1 Interaksi Manusia & Komputer


Nama               :     Dana Kristiawan
NPM                 :     11111703
Kelas                :     3KA29
Uraian              :     Interaksi Manusia & Komputer

Portofolio

Nama saya adalah Dana Kristiawan, usia saya 29 tahun, jenis kelamin pria. Saat ini saya masih berstatus aktif sebagai mahasiswa Universitas Gunadarma semester 5. Sebelumnya saya menempuh pendidikan SD dan SMP dan SMU di Kota Malang, lalu saya melanjutkan ke jenjang Program Diploma STAN. 
Setelah menempuh pendidikan dan bekerja di Kementerian Keuangan, Saya memiliki keinginan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan perguruan tinggi, karena saya menganggap didunia kerja saat ini tingkat pendidikan juga sangat penting baik untuk jenjang karir ataupun pendapatan yang lebih tinggi. Saya juga ingin sekali memiliki kemampuan yang lebih baik dibidang IT dan saya putuskan harus belajar lagi. Saya memilih Universitas Gunadarma untuk melanjutkan pendidikan saya, karena dekat dengan rumah tempat tinggal saat ini. Saat ini saya masih bekerja sekaligus aktif menjadi mahasiswa Universitas Gunadarma.
Saat ini saya bekerja sebagai staff pada Bagian Sekretariat Direktorat Jenderal di DJKN Kementerian Keuangan. Saya mempunyai ketertarikan yang sangat tinggi dibidang IT, sehingga dapat berguna untuk pekerjaan sehari-hari.
Kemampuan saya saat ini :
- Memahami penyusunan Laporan Keuangan
- Memahami penggunaan bahasa DBMS MySQL.
- Memahami dan familiar dengan penggunaan Visual Basic, Visual Foxpro.
- Memahami program Microsoft Office.
- Memahami dan mampu memanage social media dan bloging.
- Mampu mengerjakan penyusunan laporan serta surat-menyurat.
- Mampu bekerja secara mandiri ataupun dalam tim.

Tugas 2 Interaksi Manusia & Komputer


Nama               :     Dana Kristiawan
NPM                 :     11111703
Kelas                :     3KA29
Uraian              :     Interaksi Manusia & Komputer

Bad Design


"Bad Design" dalam bahasa indonesia dapat diterjemahkan sebagai desain yang tidak bagus atau buruk.

Desain ada pada suatu objek entah itu baik atau buruk tergantung setiap orang melihatnya dari sudut pandang yang mana. Desain baik akan memberikan nilai tambah terhadap suatu objek entah itu mobil, motor, notebook, bahkan pada web.

Desain Buruk (Bad Design) pada suatu objek akan memberikan nilai negatif pada objek tersebut. Semua standar dan syarat kriteria website yang baik adalah relatif,tergantung orang yang menilai.

Syarat website yang baik adalah :

1. Memiliki tampilan yang menarik
Dengan tampilan yang menarik orang akan senang mengunjungi web kita. Mulai dari warna, huruf, struktur, dll jangan sampai membuat orang lain tidak ingin melihat web kita karena web kita tidak enak untuk dilihat.

2. Isi web yang mudah diapahami
Isi web kita harus dengan gaya bahasa yang tidak ribet, mudah untuk dipahami dan dapat dimengarti dengan mudah.

3. Halaman web jangan terlalu panjang
Karena jika halaman web terlalu panjang, maka orang lain akan malas membacanya dan beralih untuk membuaka web yang lain.

4.Isi web adalah sesuatu yang bermanfaat
tujuan web adalah memberi informasi dan informasi yang disampaikan juga harus bermanfaat untuk masyarakat luas.

5. Tidak mengandung SARA
Ini jelas jelas tidak diperbolekan. Dalam UU pun sudah diatur mengenai larangan tentang adanya unsur SARA




Senin, 13 Mei 2013

Tugas 10 Teori Organisasi Umum 2



Nama               :     Dana Kristiawan
NPM                 :     11111703
Kelas                :     2KA29
Uraian              :     Tugas 10 Teori Organisasi Umum 2

Perubahan dan Pengembangan Organisasi
(bagian 2)

Perencanaan Strategi Pengembangan Organisasi

Perencanaan strategis adalah proses yang dilakukan suatu organisasi untuk menentukan strategi atau arahan, serta mengambil keputusan untuk mengalokasikan sumber dayanya (termasuk modal dan sumber daya manusia) untuk mencapai strategi ini. Berbagai teknik analisis bisnis dapat dgunakan dalam proses ini, termasuk analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats), PEST (Political, Economic, Social, Technological), atau STEER (Socio-cultural, Technological, Economic, Ecological, Regulatory).
Perencanaan Strategis ( Strategic Planning ) adalah sebuah alat manajemen yang digunakan untuk mengelola kondisi saat ini untuk melakukan proyeksi kondisi pada masa depan, sehingga rencana strategis adalah sebuah petunjuk yang dapat digunakan organisasi dari kondisi saat ini untuk mereka bekerja menuju 5 sampai 10 tahun ke depan ( Kerzner , 2001 )
Untuk mencapai sebuah strategy yang telah ditetapkan oleh organisasi dalam rangka mempunyai keunggulan kompetitif, maka para pimpinan perusahaan, manajer operasi, haruslah bekerja dalam sebuah sistem yang ada pada proses perencanaan strategis / strategic planning ( Brown , 2005 ). Kemampuan manufaktur, harus dipergunakan secara tepat, sehingga dapat menjadi sebuah senjata yang unggul dalam sebuah perencanaan stategi ( Skinner, 1969 ).Untuk mencapai sebuah strategy yang telah ditetapkan oleh organisasi dalam rangka mempunyai keunggulan kompetitif, maka para pimpinan perusahaan, manajer operasi, haruslah bekerja dalam sebuah sistem yang ada pada proses perencanaan strategis Brown , 2005 ). Kemampuan manufaktur, harus dipergunakan secara tepat, sehingga dapat menjadi sebuah senjata yang unggul dalam sebuah perencanaan stategi ( Skinner, 1969 ).
Perencanaan strategis secara eksplisit berhubungan dengan manajemen perubahan, hal ini telah menjadi hasil penelitian beberapa ahli (e.g., Ansoff, 1965; Anthony,1965; Lorange, 1980; Steiner, 1979). Lorange (1980), menuliskan, bahwa strategic planning adalah kegiatan yang mencakup serangkaian proses dari inovasi dan mengubah perusahaan, sehingga apabila strategic planning tidak mendukung inovasi dan perubahan, maka itu adalah kegagalan
Implikasi Manajerial  

Dalam PO terdapat karakteristik dalam aplikasinya seperti dibawah ini :
•             Terencana dalam jangka panjang, hal ini melibatkan penetapan tujuan, rencana, tindakan, pelaksanaan, pemantauan dan mengambil tindakan koreksi bila diperlukan.
•             Berorientasi pada masalah, yaitu mencoba melaksanakan teori dan riset, termasuk ilmu prilaku dari masalah organisasi.
•             Mereflesikan pendekatan sistem, yaitu berhubungan dengan keteraturan juga sistematik, adalah cara darikorelasi SDM dan potensi yang lebih jernih terhadap teknologi, struktur dan proses mamajemen.
•             Berorintasi pada tindakan, yaitu memfokuskan pada pencapaian dan hasil. Tidak seperti pendekatan perubahan yang cenderung menjelaskan bagaimana perubahan organisasi terjadi, pengembangan organisasi menekankan pada bagaimana segala sesuatu berjalan.
Diantara ini akan diuraikan empat langkah langkah mengembangkan menejemen strategi dalam sebuah perusahaan :
1.            Perencanaan keuangan dasar, yaitu mencari pengendalian oprasional yang lebih baik pemenuhan anggaran.
2.            Perencanaan berbasis peramalan, yaitu  mencari  perencanaan yang lebih efektif untuk pertumbuhan dengan mencoba meramalkan masa yang akan datang , bahkan bila perlu harus melebihi dari  tahun berikutnya.
3.            Perencanaan berorientasikeluar (perencanaan strategis), yaitu mencari cara meningkatkan respon terhadap pasar dan persaingan dengan berfikir secara setrategis.
4.            Manajemen strategis, yaitu mencari cara untuk mengelola sumber daya guna mengembangkan keunggulan kompetitif dan membantu menciptakan kesuksesan dimasa yang akan datang.

Senin, 06 Mei 2013

Tugas 9 Teori Organisasi Umum 2



Nama               :     Dana Kristiawan
NPM                 :     11111703
Kelas                :     2KA29
Uraian              :     Tugas 9 Teori Organisasi Umum 2

Perubahan dan Pengembangan Organisasi
(bagian 1)

Pengertian Perubahan dan Pengembangan Organisasi

 Ada beberapa pengertian tentang Perkembangan Organisasi, diantaranya :
  • Strategi untuk merubah nilai-nilai daripada manusia dan juga struktur organisasi sehingga organisasi itu dapat beradaptasi dengan dengan lingkungannya.
  • Suatu penyempurnaan yang terencana dalam fungsi menyeluruh (nilai dan struktur) suatu organisasi.
  • PO merupakan suatu proses yang meliputi serangkaian perencanaan perubahan yang sistematis yang dilakukan secara terus-menerus oleh suatu organisasi.
  • PO merupakan suatu pendekatan situasional atau kontingensi untuk meningkatkan efektifitas organisasi
  • PO lebih menekankan pada system sebagai sasaran perubahan.
  • PO meliputi perubahan yang sengaja direncanakan
Dari beberapa pengertian diatas,dapat kita simpulkan bahwa Pengembangan Organisasi merupakan program yang berusaha meningkatkan efektivitas keorganisasian dengan mengintegrasikan keinginan bersama akan pertumbuhan dan perkembangan dengan tujuan keorganisasian. Pengembangan organisasi (PO) sebagai suatu disiplin perubahan perencanaan yang menekankan pada penerapan ilmu pengetahuan dan praktek keperilakuan untuk membantu organisasi-organisasi mencapai efektivitas yang lebih besar. Para manajer dan staf ahli harus bekerja dengan dan melalui orang-orang untuk melaksanakan tugas-tugas mereka dan PO dapat membantu mereka membentuk hubungan yang efektif di antara mereka. Di dalam menghadapi akselerasi perubahan yang semakin cepat, PO diperlukan untuk bisa mengatasi konsekuensi-konsekuensi dari perubahan tersebut.
Pengembangan organisasi mengukur prestasi suatu organisasi dari segi efisiensi, efektifitas dan kesehatan :
  • Efisien dapat diukur dengan perbandingan antara masukan dan keluaran, yang mengacu pada konsep Minimaks (Masukan minimum dan keluaran maksimum).
  • Efektifitas adalah suatu tingkat prestasi organisasi dalam mencapai tujuannya artinya kesejahteraan tujuan yang telah ditetapkan dapat dicapai
  • Kesehatan organisasi adalah suatu fungsi dari sifat dan mutu hubungan antara para individu dan organisasi yaitu hubungan yang dinamis dan adaptabilitas

Langkah-Langkah Perubahan Organisasi  

Dikaitkan dengan konsep ‘globalisasi”, maka Michael Hammer dan James Champy menuliskan bahwa ekonomi global berdampak terhadap 3 C, yaitu customer, competition, dan change. Pelanggan menjadi penentu, pesaing makin banyak, dan perubahan menjadi konstan.
Tidak banyak orang yang suka akan perubahan, namun walau begitu perubahan tidak bisa dihindarkan. Harus dihadapi. Karena hakikatnya memang seperti itu maka diperlukan satu manajemen perubahan agar proses dan dampak dari perubahan tersebut mengarah pada titik positif.
Manajemen Perubahan adalah upaya yang dilakukan untuk mengelola akibat yang ditimbulkan karena terjadinya perubahan dalam organisasi.
Perubahan dapat terjadi karena sebab-sebab yang berasal dari dalam maupun dari luar organisasi tersebut., yaitu, Kondisi Ketenagakerjaan, Economic Shocks, Kecenderungan sosial, Tekhnologi, Kompetisi dan Kondisi Politik.

Senin, 29 April 2013

Tugas 8 Teori Organisasi Umum 2



Nama               :     Dana Kristiawan
NPM                 :     11111703
Kelas                :     2KA29
Uraian              :     Tugas 8 Teori Organisasi Umum 2

Desain dan Struktur Organisasi
(bagian 2)

Model-Model Desain Organisasi

1. Desain Organisasi Mekanistik.
  • Proses kepemimpinan tidak mencakup persepsi tentang keyakinan dan kepercayaan.
  • Proses motivasi hanya menyadap motif fisik, rasa, aman, dan ekonomik melalui perasaan takut dan sanksi.
  • Proses komunikasi berlangsung sedemikian rupa sehingga informasi mengalir ke bawah dan cenderung terganggu tidak akurat.
  • Proses interaksi bersifat tertutup dan terbatas, hanya sedikit pengaruh bawahan atas tujuan dan metode departemental.
  • Proses pengambilan keputusan hanya di tingkat atas, keputusan Relatif.
  • Proses penyusun tujuan dilakukan di tingat puncak original, tanpa mendorong adanya partisipasi kelompok.
2. Desain Orgranisasi Organik.
  • Proses kepemimpinan mencakup persepsi tentang keyakinan dan kepercayaan antara atasan dan bawahan dalam segala persoalan.
  • Proses motivasi berusaha menimbulkan motivasi melalui metode Partisipasi.
  • Proses komunikasi berlangsung sedemikian rupa sehingga informasi mengalir secara bebas keseluruh orgranisasi yaitu ke atas ke bawah dan kesamping.
  • Proses interaksi bersifat terbuka dan ekstensif, bai atasan ataupun bawahan dapat mempengaruhi tujuan dan metode partemental.

Implikasi Manajerial Desain dan Struktur Organisasi  

Dapat menghasilkan struktur atau susunan yang berkualitas didalam suatu organisasi, karena ada teori yang mengatakan posisi adalah kualitas maka setiap orang yang menempati posisi yang ia kuasai dalam suatu organisasi akan menghasilkan kontribusi besar dalam suatu organisasi tersebut. itulah alasan mengapa diperlukan implikasi manajerial desan dan struktur organisasi
 

Senin, 22 April 2013

Tugas 7 Teori Organisasi Umum 2



Nama               :     Dana Kristiawan
NPM                 :     11111703
Kelas                :     2KA29
Uraian              :     Tugas 7 Teori Organisasi Umum 2

Desain dan Struktur Organisasi
(bagian 1)

Dimensi Struktur Organisasi

Ada dua model ekstrem dari desain organisasi.
  • Model mekanistis, yaitu sebuah struktur yang dicirikan oleh departementalisasi yang luas, formalisasi yang tinggi, jaringan informasi yang terbatas, dan sentralisasi.
  • Model organik, yaitu sebuah struktur yang rata, menggunakan tim lintas hierarki dan lintas fungsi, memiliki formalisasi yang rendah, memiliki jaringan informasi yang komprehensif, dan mengandalkan pengambilan keputusan secara partisipatif.
  • Model Piramid,model ini di buat persis sebuah piramida.
  • Model Horizontal,Model ini dibuat dengan manarik garis lurus secara horizontal dengan pembagian funsional masing-masing bersama tugasnya masi-masing

Ada enam elemen kunci yang perlu diperhatikan oleh para manajer ketika hendak mendesain struktur, antara lain:
  • Spesialisasi pekerjaan. Sejauh mana tugas-tugas dalam organisasi dibagi-bagi ke dalam beberapa pekerjaan tersendiri.
  • Departementalisasi. Dasar yang dipakai untuk mengelompokkan pekerjaan secara bersama-sama. Departementalisasi dapat berupa proses, produk, geografi, dan pelanggan.
  • Rantai komando. Garis wewenang yang tanpa putus yang membentang dari puncak organisasi ke eselon paling bawah dan menjelaskan siapa bertanggung jawab kepada siapa.
  • Rentang kendali. Jumlah bawahan yang dapat diarahkan oleh seorang manajer secara efisien dan efektif.
  • Sentralisasi dan Desentralisasi. Sentralisasi mengacu pada sejauh mana tingkat pengambilan keputusan terkonsentrasi pada satu titik di dalam organisasi. Desentralisasi adalah lawan dari sentralisasi.
  • Formalisasi. Sejauh mana pekerjaan-pekerjaan di dalam organisasi dibakukan.

Departementalisasi 

Departementalisasi merujuk kepada proses pengelompokkan aktivitas menjadi sejumlah departemen.
Divisi tenaga kerja menghasilkan spesialis yang memerlukan koordinasi. Koordinasi ini difasilitasi dengan mengelompokkan para spesialis bersama-sama dalam sejumlah departemen.